Pada September 2025, Filipina dilanda tiga topan berturut-turut (Mina, Bualoi, Bolaven), yang menyebabkan 37 orang tewas, 14 orang hilang, dan lebih dari 4,12 juta orang terdampak. Pemadaman listrik besar-besaran menjadi hambatan utama dalam upaya penanggulangan bencana—hingga Digging r...
Pada bulan September 2025, Filipina dilanda tiga topan berturut-turut (Mina, Bualoi, Bolaven), yang menyebabkan 37 orang tewas, 14 orang hilang, dan lebih dari 4,12 juta orang terdampak. Pemadaman listrik yang meluas menjadi hambatan kritis dalam upaya penanggulangan bencana—hingga Digging menerima permohonan bantuan.
Meskipun sedang libur Hari Nasional Tiongkok, Digging segera bertindak. Tim mengoordinasikan gudang dan logistik semalam, mengirimkan generator portabel ke Provinsi Cebu hanya dalam waktu 36 jam.
Saat tiba, generator-generator tersebut sangat mudah dirakit. Tidak diperlukan tukang listrik profesional; petugas pemadam kebakaran lokal selesai memasang unit pertama dalam waktu kurang dari satu jam. "Jauh lebih mudah dibanding model lainnya!" puji mereka. Saat generator menyala, tenda-tenda pengungsian pun terang benderang, dan para korban akhirnya bisa mengisi ulang ponsel serta menjalankan peralatan medis.
Di malam hari, unit-unit mobile Digging bersinar sebagai mercusuar: anak-anak mengerjakan PR di bawah cahayanya, rumah sakit darurat tetap dapat menjalankan ventilator, dan keluarga-keluarga merasakan secercah harapan. Mudah dipindahkan dan digunakan, generator ini terbukti menjadi lifeline bagi daerah yang terkena bencana.


